Bantul, 8 Agustus 2025 – Bukan pagi biasa di MAN 2 Bantul. Aula madrasah yang biasanya digunakan untuk pertemuan rutin hari itu terasa berbeda—dipenuhi penuh harap, semangat, dan bisikan mimpi dari siswa kelas XII yang bersiap menyambut fase hidup berikutnya: dunia perkuliahan.
Dalam suasana penuh antusias, MAN 2 Bantul bekerja sama dengan Newtron, lembaga konsultan pendidikan yang dikenal membantu ribuan pelajar menuju perguruan tinggi impian mereka. Sosialisasi yang digelar ini bukan sekadar menyampaikan informasi, melainkan sebuah momen penentu arah bagi para siswa yang sebentar lagi akan meninggalkan bangku sekolah.
Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, membuka acara dengan Berbagai yang tak hanya menyentuh logika, tetapi juga menggetarkan hati.
“Masa depan tidak dimulai saat kalian duduk di bangku kuliah. Masa depan dimulai saat kalian berani menentukan pilihan hari ini. Jangan hanya berharap diterima di kampus favorit—tapi pastikan kalian tahu ‘mengapa’ kalian ingin ke sana,” ungkapnya penuh ketegasan dan harapan.
Sesi sosialisasi berlangsung hidup. Para siswa diajak memahami bukan hanya bagaimana cara masuk perguruan tinggi, tetapi juga bagaimana mengenal diri sendiri—memetakan potensi, menemukan passion, memilih jurusan, dan membangun strategi sukses menghadapi seleksi nasional seperti UTBK.
Dari layar proyektor dan suara pemateri, lahirlah pertanyaan-pertanyaan besar di benak siswa:
“Aku ingin jadi apa?”
“Apakah arah yang kupilih mencerminkan mimpiku?”
“Bagaimana jika aku gagal?”
Namun yang hadir hari itu bukan hanya jawaban, melainkan keyakinan baru . Bahwa setiap siswa punya potensi, punya arah, dan punya kesempatan yang sama untuk bersinar—asal tahu cara melangkah.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa MAN 2 Bantul tak hanya mengantar siswa sampai ke pintu gerbang gerbang , tapi juga mengiringi mereka hingga ke persimpangan penting hidup: memilih masa depan.
Dengan semangat “Madrasah Mandiri dan Berprestasi” MAN 2 Bantul membuktikan diri sebagai madrasah yang tidak hanya mendidik dengan hati dan ilmu, tetapi juga membekali siswanya dengan arah, keberanian, dan peta masa depan. (Rys)






