Bantul – Rabu, 3 Desember 2025 menjadi hari penting bagi siswa kelas XII D MAN 2 Bantul. Pada hari tersebut, mereka melaksanakan Ujian Sumatif Akhir Semester untuk mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) yang berlangsung di Ruang 16. Ujian dimulai pukul 09.30 hingga 11.00 WIB dengan suasana yang tertib, fokus, dan penuh semangat. Pelaksanaan ujian diawasi secara langsung oleh Wahyu Nur Afrita, salah satu guru MAN 2 Bantul yang bertugas sebagai pengawas ujian pada sesi ini.
Dalam pelaksanaannya, MAN 2 Bantul kembali memaksimalkan penggunaan teknologi digital melalui Aplikasi Smart MAN 2 Bantul atau yang lebih dikenal sebagai Jogja Madrasah Digital. Platform ini merupakan aplikasi resmi yang disediakan oleh Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mendukung pelaksanaan Ujian Sumatif Akhir secara online di tingkat madrasah.
Jogja Madrasah Digital hadir sebagai inovasi untuk menciptakan sistem evaluasi pembelajaran yang lebih efektif, terstruktur, dan terintegrasi. Aplikasi ini tidak hanya mempermudah guru dalam menyiapkan soal, tetapi juga membantu madrasah memonitor pelaksanaan ujian secara realtime. Selain itu, siswa dapat mengerjakan soal dengan nyaman dan lebih terarah karena tampilan aplikasinya yang ramah pengguna.
Sejak awal pelaksanaan, para siswa kelas XII D terlihat antusias dan bersemangat. Mereka memasuki ruangan sesuai jadwal, kemudian mempersiapkan perangkat masing–masing sebelum ujian dimulai. Pengawas ujian, Wahyu Nur Afrita, memastikan seluruh teknis berjalan dengan lancar, mulai dari pengecekan login siswa, akses soal, hingga pengawasan selama proses pengerjaan. Ia juga memberikan arahan agar seluruh peserta menjaga kejujuran dan ketertiban selama ujian berlangsung.
Salah satu siswa kelas XII D, Syafinda, mengungkapkan rasa senangnya setelah menyelesaikan ujian. Menurutnya, sebagian besar materi yang keluar pada ujian hari ini merupakan materi yang sudah dipelajari secara mendalam selama pembelajaran berlangsung. “Alhamdulillah, saya merasa senang karena banyak materi yang muncul di soal sudah saya pahami. Jadi bisa lebih percaya diri mengerjakan,” ujarnya penuh semangat.
Pelaksanaan ujian berbasis digital ini mendapatkan apresiasi dari Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati. Ia menyampaikan bahwa penggunaan teknologi seperti SMART MAN 2 Bantul atau Jogja Madrasah Digital merupakan langkah nyata madrasah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta mengikuti perkembangan era digital. “Kami bangga karena siswa-siswa MAN 2 Bantul mampu beradaptasi dengan sistem ujian digital. Ini menunjukkan bahwa madrasah kita siap bersaing dan terus berkembang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau berharap inovasi ini dapat terus ditingkatkan sehingga menjadi model pelaksanaan ujian online yang efektif dan mudah diterapkan di berbagai madrasah lainnya. Nur Hasanah Rahmawati juga memberikan apresiasi kepada para guru yang telah mendampingi persiapan siswa serta tim teknis yang memastikan kelancaran sistem selama ujian.
Dengan semangat belajar yang tinggi dan dukungan fasilitas digital yang memadai, pelaksanaan Ujian Sumatif Akhir Semester SKI kelas XII D diharapkan mampu menghasilkan penilaian yang objektif, adil, dan mencerminkan kompetensi siswa secara menyeluruh. MAN 2 Bantul terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas di era modern, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi dalam setiap proses pembelajaran dan evaluasi. (khz)






