TELIKSANDI
NEWS TICKER

Wujudkan Kolaborasi Pendidikan dan Keluarga: MAN 2 Bantul Gelar Kegiatan Parenting dan Program Madrasah Tahun Ajaran 2025/2026

Selasa, 21 Oktober 2025 | 8:14 am
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 191

Bantul, 10 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat sinergi antara madrasah dan keluarga sebagai dua pilar utama pendidikan, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul menyelenggarakan Kegiatan Parenting dan Program Madrasah Tahun Ajaran 2025/2026 yang diikuti oleh orang tua peserta didik kelas XI dan kelas XII. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 10 Oktober 2025, bertempat di Masjid At-Ta’awun MAN 2 Bantul, dengan dua sesi pelaksanaan, yakni pukul 07.30–09.00 WIB untuk orang tua kelas XI dan pukul 09.00–11.00 WIB untuk orang tua kelas XII.

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda tahunan madrasah dalam mempererat komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua peserta didik, sekaligus memperkenalkan berbagai program unggulan madrasah pada tahun pelajaran berjalan. Dengan menghadirkan narasumber Dr. Kana Safrina Rouzi, M.Si. dari Universitas Alma Ata Yogyakarta, kegiatan ini mengusung semangat pembinaan karakter melalui pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Kepala MAN 2 Bantul, Hj. Nur Hasanah Rahmawati, S.Ag., M.M., turut mendampingi dan memantau langsung jalannya kegiatan sebagai bentuk dukungan dan perhatian terhadap penguatan peran keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik.

Pelaksanaan kegiatan Parenting dan Program Madrasah Tahun Ajaran 2025/2026 di MAN 2 Bantul berlangsung dengan suasana hangat dan penuh antusiasme. Masjid At-Ta’awun yang menjadi lokasi kegiatan dipenuhi oleh para orang tua siswa yang hadir untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang arah kebijakan pendidikan madrasah serta strategi pendampingan anak di era digital.

Kegiatan dibuka dengan laporan penyelenggara yang menjelaskan latar belakang dan tujuan utama kegiatan. Dalam laporannya, panitia menyampaikan bahwa kegiatan Parenting ini merupakan wadah komunikasi efektif antara madrasah dan keluarga untuk menyamakan visi dalam mendidik peserta didik agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, mandiri, dan berprestasi.

Selanjutnya, Kepala MAN 2 Bantul, Hj. Nur Hasanah Rahmawati, S.Ag., M.M., dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran orang tua dalam proses pendidikan anak. Ditekankan bahwa keberhasilan peserta didik tidak hanya ditentukan oleh proses belajar di ruang kelas, tetapi juga oleh pola asuh, perhatian, dan nilai-nilai yang diterapkan di rumah. Keterlibatan aktif orang tua diharapkan dapat memperkuat budaya belajar yang positif dan menciptakan keseimbangan antara pendidikan akademik dan pendidikan karakter.

Kegiatan parenting kali ini mengangkat tema utama Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), yakni sebuah pendekatan pendidikan yang menempatkan kasih sayang, keteladanan, dan kepedulian sebagai landasan utama dalam proses pembelajaran. Narasumber, Dr. Kana Safrina Rouzi, M.Si., dalam pemaparannya menjelaskan bahwa konsep KBC berorientasi pada penguatan hubungan emosional antara guru, peserta didik, dan orang tua. Melalui kurikulum ini, pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian kognitif, tetapi juga menumbuhkan empati, rasa hormat, serta tanggung jawab sosial.

Menurut Dr. Kana, dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan besar berupa perubahan pola interaksi sosial akibat perkembangan teknologi. Oleh karena itu, pendekatan pendidikan berbasis cinta dan empati menjadi solusi strategis untuk menjaga keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional. Melalui parenting seperti ini, madrasah diharapkan mampu membangun kesadaran orang tua agar mendampingi anak dengan penuh kasih, tanpa kehilangan ketegasan dan arahan yang mendidik.

Selain sesi parenting, kegiatan juga mencakup Musyawarah Kunjungan Industri dan Konsultasi dengan Wali Kelas, terutama bagi orang tua yang ingin melakukan pendampingan lebih lanjut terkait perkembangan akademik dan karakter anak. Program Kunjungan Industri menjadi salah satu agenda utama madrasah dalam mendukung pengembangan kompetensi peserta didik, khususnya dalam bidang keterampilan dan kewirausahaan. Melalui kegiatan ini, orang tua diajak memahami pentingnya pengalaman lapangan sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan perguruan tinggi.

Kegiatan konsultasi dengan wali kelas berlangsung dalam suasana terbuka dan komunikatif. Para orang tua diberi kesempatan untuk berdiskusi mengenai perkembangan anak, baik dalam aspek akademik maupun nonakademik. Pendekatan ini menjadi bentuk perhatian madrasah terhadap individualitas setiap peserta didik, dengan tetap menempatkan kerja sama antara sekolah dan keluarga sebagai fondasi keberhasilan pendidikan.

Kepala MAN 2 Bantul dalam kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa kegiatan parenting dan konsultasi ini tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi merupakan bagian integral dari program Madrasah Hebat Bermartabat yang menekankan pada pembangunan karakter, spiritualitas, dan kompetensi. Disampaikan pula bahwa seluruh kegiatan madrasah, baik yang bersifat akademik maupun nonakademik, senantiasa diarahkan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang berlandaskan nilai religius, cinta kasih, dan tanggung jawab sosial.

Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi MAN 2 Bantul untuk memperkenalkan berbagai program unggulan yang akan dijalankan pada tahun ajaran 2025/2026. Program tersebut meliputi penguatan Kurikulum Merdeka yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, peningkatan kualitas pembelajaran berbasis digital, serta pengembangan program kewirausahaan dan kegiatan keagamaan yang mendukung tercapainya Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin.

Keterlibatan narasumber dari perguruan tinggi juga memperkuat hubungan kemitraan antara madrasah dengan lembaga pendidikan tinggi dalam membangun inovasi dan kolaborasi pendidikan. Melalui kegiatan ini, MAN 2 Bantul menegaskan komitmen untuk terus berinovasi dalam menciptakan pola pendidikan yang menyentuh hati, berorientasi pada karakter, dan menjawab tantangan global dengan tetap berpijak pada nilai-nilai Qur’ani.

Kegiatan Parenting dan Program Madrasah Tahun Ajaran 2025/2026 di MAN 2 Bantul menjadi bukti nyata bahwa pendidikan yang kuat harus berakar pada kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, madrasah berupaya membangun kesadaran kolektif bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab lembaga, melainkan tanggung jawab bersama untuk membentuk generasi yang beriman, cerdas, berkarakter, dan peduli terhadap sesama. (Edi Susanto)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID