TELIKSANDI
NEWS TICKER

Mutu Tak Sekadar Nilai, Pembelajaran SKI Diteliti dengan Perspektif Trilogi Juran

Jumat, 29 Mei 2026 | 8:19 am
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 23

Bantul – Suasana ruang guru MAN 2 Bantul pada Rabu, 13 Mei 2025 tampak berbeda dengan adanya kegiatan wawancara penelitian skripsi yang dilakukan oleh Gunawan, mahasiswa IIQ An Nur. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari pengumpulan data penelitian skripsi yang berjudul “Pelaksanaan Penjaminan Mutu Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Perspektif Trilogi Juran di MAN 2 Bantul.”

Dalam kegiatan tersebut, Gunawan melakukan wawancara secara langsung dengan Khuzaifah selaku guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MAN 2 Bantul. Wawancara berlangsung hangat dan penuh diskusi ilmiah mengenai implementasi penjaminan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya pada mata pelajaran SKI.

Gunawan menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan konsep Trilogi Juran dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di madrasah. Konsep Trilogi Juran sendiri meliputi tiga aspek utama, yakni perencanaan mutu, pengendalian mutu, dan perbaikan mutu secara berkelanjutan.

Menurutnya, MAN 2 Bantul dipilih sebagai lokasi penelitian karena dinilai memiliki budaya akademik dan sistem pembelajaran yang terus berkembang. Selain itu, berbagai inovasi pembelajaran yang dilakukan para guru menjadi daya tarik tersendiri untuk dikaji lebih mendalam dalam perspektif manajemen mutu pendidikan.

“Kami melihat MAN 2 Bantul memiliki banyak praktik baik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Hal itu menarik untuk diteliti, terutama dalam kaitannya dengan penjaminan mutu pembelajaran,” ujar Gunawan saat ditemui di sela kegiatan wawancara.

Sementara itu, Khuzaifah menyampaikan bahwa penerapan mutu dalam pembelajaran tidak hanya terfokus pada hasil akhir siswa, tetapi juga pada proses pembelajaran yang bermakna, humanis, dan mampu membangun karakter peserta didik. Ia menjelaskan bahwa guru perlu melakukan perencanaan pembelajaran yang matang, evaluasi berkala, serta refleksi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dari waktu ke waktu.

Dalam wawancara tersebut juga dibahas berbagai strategi pembelajaran SKI yang diterapkan di kelas, mulai dari penggunaan media pembelajaran interaktif, pendekatan reflektif, hingga keterlibatan aktif siswa dalam proses diskusi dan proyek pembelajaran. Hal tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga mutu pembelajaran agar tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, turut memberikan apresiasi atas kegiatan penelitian yang dilakukan mahasiswa tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa untuk melakukan penelitian di madrasah merupakan bentuk sinergi positif antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan menengah. Ia berharap penelitian semacam ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Selain itu, hasil penelitian juga diharapkan mampu menjadi bahan evaluasi dan penguatan program penjaminan mutu yang telah berjalan di MAN 2 Bantul.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan akademik seperti ini. Semoga penelitian yang dilakukan dapat memberikan manfaat, baik bagi pengembangan keilmuan maupun bagi peningkatan mutu pendidikan di madrasah,” ungkap Nur Hasanah Rahmawati.

Kegiatan wawancara berlangsung lancar hingga selesai dan ditutup dengan dokumentasi bersama di ruang guru MAN 2 Bantul. Melalui penelitian ini, diharapkan lahir berbagai gagasan baru yang dapat mendukung peningkatan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam secara berkelanjutan di lingkungan madrasah.(khz)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID