TELIKSANDI
NEWS TICKER

Jumat Bertasbih MAN 2 Bantul Perkuat Karakter Religius, Literasi Digital, dan Kepedulian Lingkungan

Minggu, 21 Juni 2026 | 8:18 am
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 8

Bantul – Komitmen dalam membangun generasi yang religius, berkarakter, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan terus diperkuat oleh MAN 2 Bantul melalui program inovasi Jumat Bertasbih. Memasuki Edisi Pekan ke-1 yang diselenggarakan pada Jumat, 7 Juni 2026, berbagai kegiatan edukatif dan aksi nyata digelar secara terpadu dengan melibatkan seluruh siswa, guru, dan karyawan madrasah.

Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan pelaksanaan Salat Dhuha berjamaah dan pembacaan Asmaul Husna di Masjid At Ta’awun. Tradisi religius yang menjadi bagian dari budaya madrasah tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh warga madrasah. Momentum tersebut sekaligus menjadi pembuka rangkaian Jumat Bertasbih yang dirancang untuk mengintegrasikan pembinaan spiritual, penguatan karakter, peningkatan literasi digital, serta pengembangan budaya peduli lingkungan.

Agenda pertama diisi dengan Sosialisasi Labelisasi Menu Kantin yang berlangsung pada jam pelajaran pertama hingga kedua. Kegiatan bertempat di Masjid At Ta’awun dan menghadirkan Puji Lestari, S.Pd., sebagai pemateri. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai pentingnya informasi kandungan makanan dan minuman yang disajikan di lingkungan kantin madrasah. Edukasi mengenai labelisasi menu diharapkan mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, kesadaran terhadap konsumsi pangan yang aman, serta mendukung terciptanya kantin madrasah yang lebih informatif dan ramah kesehatan.

Setelah agenda pertama selesai, seluruh peserta didik mengikuti Sosialisasi dan Tutorial JMD Smart Mandaba versi terbaru yang dilaksanakan pada jam pelajaran ketiga hingga keempat di ruang kelas masing-masing. Materi disusunoleh oleh Iksan Taufik Hidayanto, S.Pd., dan disampaikan oleh wali kelas di masing-masing kelas dengan fokus pada pemanfaatan fitur-fitur baru aplikasi JMD Smart Mandaba sebagai media pendukung kegiatan belajar mengajar dan layanan administrasi berbasis digital di MAN 2 Bantul.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari transformasi digital yang terus dikembangkan madrasah untuk menciptakan sistem layanan pendidikan yang efektif, efisien, dan mudah diakses. Melalui sosialisasi tersebut, peserta didik memperoleh pemahaman mengenai tata cara penggunaan aplikasi versi terbaru sehingga dapat memaksimalkan pemanfaatannya dalam aktivitas akademik sehari-hari. Setelah tutorial selesai, proses kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung sesuai arahan bidang kurikulum dengan penyesuaian jadwal yang telah ditetapkan.

Puncak kegiatan Jumat Bertasbih Edisi Pekan ke-1 diisi dengan pelaksanaan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang berlangsung pada jam pelajaran kelima hingga keenam. Seluruh area kelas dan lingkungan madrasah menjadi lokasi pelaksanaan aksi nyata peduli lingkungan yang melibatkan seluruh warga MAN 2 Bantul. Sebelum kegiatan dimulai, setiap kelas diwajibkan membawa perlengkapan kebersihan dari rumah, seperti sapu lantai, sapu lidi, ekrak, ember, kain pel, cangkul kecil, hingga cetok tanah untuk mendukung kelancaran kerja bakti.

Pembagian tugas dilakukan secara terstruktur. Siswa putri melaksanakan kegiatan kebersihan di dalam kelas masing-masing, sedangkan siswa putra bertanggung jawab membersihkan area luar kelas dan lingkungan sekitar madrasah. Seluruh kegiatan berlangsung di bawah koordinasi Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, R. Hardi Santoso, S.Pd., sehingga pelaksanaan kerja bakti dapat berjalan tertib, terarah, dan memberikan dampak nyata terhadap kebersihan lingkungan madrasah.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di MAN 2 Bantul tidak hanya diwujudkan dalam bentuk kerja bakti, tetapi juga melalui berbagai kampanye dan publikasi edukatif. Warga madrasah didorong untuk memanfaatkan media sosial dan laman resmi madrasah sebagai sarana menyebarluaskan pesan-pesan pelestarian lingkungan. Publikasi dilakukan dengan menggunakan logo, tema, dan panduan visual resmi Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, disertai penggunaan tagar #NowforClimate, #BeraksiuntukIklim, dan #HLH2026 pada setiap unggahan.

Selain kampanye digital, edukasi mengenai pengurangan sampah, pengolahan sampah organik rumah tangga, serta adaptasi terhadap perubahan iklim juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen MAN 2 Bantul sebagai madrasah yang aktif mengembangkan budaya peduli lingkungan melalui program Adiwiyata dan berbagai inovasi berbasis keberlanjutan.

Dalam rangkaian peringatan tersebut, Gerakan Bantul ASRI Terpadu turut diimplementasikan melalui berbagai aktivitas nyata, antara lain kerja bakti kebersihan lingkungan, pemilahan sampah dari sumber, pengolahan sampah organik dengan berbagai metode ramah lingkungan, penanaman dan pemeliharaan pohon, hingga edukasi lingkungan kepada seluruh warga madrasah. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran kontekstual agar peserta didik memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan berkontribusi langsung dalam upaya pelestarian lingkungan.

Khusus Kader Adiwiyata MAN 2 Bantul melaksanakan aksi kerja bakti terpadu berupa pembersihan, perawatan, dan penataan taman serta kebun madrasah. Kegiatan dipusatkan di area belakang Masjid At Ta’awun MAN 2 Bantul, lingkungan belakang asrama, serta sepanjang akses masuk menuju madrasah. Berbagai aktivitas dilakukan, mulai dari membersihkan rumput liar, mengecat pot tanaman, merawat tanaman yang telah tumbuh, hingga melakukan penanaman kembali pada area yang memerlukan penghijauan. Seluruh kegiatan dipimpin dan didampingi oleh Nasirudin, S.Ag., selaku Pembina Kader Adiwiyata.

Kepala MAN 2 Bantul, Hj. Nur Hasanah Rahmawati, S.Ag., M.M., menyampaikan bahwa Jumat Bertasbih merupakan program terpadu yang dirancang untuk membangun keseimbangan antara penguatan spiritual, peningkatan kompetensi, serta pembentukan karakter peserta didik. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu melahirkan generasi yang memiliki kepedulian sosial, kecakapan digital, dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi antara kegiatan religius, literasi digital, dan aksi peduli lingkungan menjadi wujud implementasi pendidikan yang holistik. Melalui program seperti Jumat Bertasbih, peserta didik diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai disiplin, gotong royong, tanggung jawab, dan cinta lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.

Dengan terlaksananya Jumat Bertasbih Edisi Pekan ke-1 Tahun 2026, MAN 2 Bantul kembali menunjukkan komitmen dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai religius dan budaya lokal. Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam membentuk generasi madrasah yang berakhlak mulia, melek teknologi, berwawasan lingkungan, serta siap menjadi agen perubahan untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan. (Edi Susanto)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID