Bantul (24/02/2026). Suasana religius tampak kental dalam kegiatan pembelajaran siswa kelas X B MAN 2 Bantul selama bulan suci Ramadan. Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan konsep pembelajaran versi Ramadan yang lebih menekankan pada penguatan karakter, spiritualitas, dan kedisiplinan siswa.
Setiap pagi, sebelum pembelajaran dimulai, seluruh siswa kelas X B melaksanakan jamaah Sholat Dhuha di Masjid At-Ta’awun. Kegiatan ini dilaksanakan secara tertib dengan didampingi smua guru dan karyawan. Siswa berwudhu dengan tertib, kemudian berbaris rapi menuju masjid untuk melaksanakan sholat secara berjamaah dengan penuh khusyuk.
Setelah Sholat Dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an selama 10–15 menit. Siswa membaca Al-Qur’an secara bergiliran dan saling menyimak bacaan teman, sehingga selain meningkatkan keimanan juga melatih kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Suasana kelas pun menjadi lebih tenang dan kondusif sebelum memasuki materi pelajaran inti.

Dalam proses pembelajaran, guru mengaitkan materi pelajaran dengan nilai-nilai Ramadan seperti kejujuran, kesabaran, pengendalian diri, dan kepedulian sosial. Metode pembelajaran yang digunakan lebih reflektif dan kontekstual, sehingga siswa tidak hanya memahami materi secara kognitif, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, pembiasaan positif juga terus diterapkan di kelas X B, seperti menjaga kebersihan kelas, melaksanakan piket harian, menata meja dan kursi sebelum pulang, serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan bersih. Kegiatan ini sejalan dengan pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab siswa selama bulan Ramadan.
Menjelang akhir pembelajaran, guru mengajak siswa melakukan refleksi singkat tentang makna ibadah dan pembelajaran yang telah dilalui hari itu. Siswa diajak untuk menyampaikan pengalaman spiritual, perasaan selama berpuasa, serta hikmah yang diperoleh dari kegiatan Sholat Dhuha dan tadarus.
Wali kelas X B Mas Indah M menyampaikan bahwa pembelajaran yang diawali dengan jamaah Sholat Dhuha memberikan dampak positif terhadap sikap dan kesiapan belajar siswa. Siswa menjadi lebih tenang, fokus, dan memiliki motivasi belajar yang lebih baik.
Melalui pembelajaran versi Ramadan yang diawali dengan jamaah Sholat Dhuha di Masjid At-Ta’awun, siswa kelas X B MAN 2 Bantul tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga semakin kuat dalam aspek spiritual dan karakter. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pembiasaan positif yang terus berlanjut meskipun Ramadan telah usai. (MIM).






