TELIKSANDI
NEWS TICKER

Siapkan Generasi Cakap Digital, Guru MAN 2 Bantul Belajar Internet Sehat Lewat MOOC Pintar Kemenag

Kamis, 20 November 2025 | 3:43 pm
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 155

Bantul (MAN 2 Bantul) — Dalam rangka memperkuat kompetensi guru menghadapi tantangan pendidikan di era digital, Khuzaifah, guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MAN 2 Bantul, mengikuti pelatihan “Internet Sehat pada Anak” melalui platform MOOC Pintar Kementerian Agama RI. Pelatihan yang digelar oleh Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan (LPK) Pekanbaru pada 13–17 November 2025 ini diikuti oleh para guru madrasah dari berbagai daerah.

Program ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam membekali pendidik dengan wawasan literasi digital, etika berinternet, serta strategi pencegahan dampak negatif penggunaan teknologi pada anak dan remaja. Materi pelatihan meliputi konsep internet sehat, teknik filtrasi dan seleksi konten, pendampingan penggunaan perangkat digital, penanganan cyberbullying, hingga penguatan budaya digital positif di lingkungan madrasah.

Khuzaifah mengaku mendapatkan banyak insight baru dari kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidik masa kini tidak hanya dituntut menguasai materi ajar, tetapi juga mampu membimbing peserta didik agar menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

“Sebagai guru, kita tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan perilaku siswa dalam berinternet. Pelatihan ini membuka wawasan baru tentang cara efektif menjaga anak tetap aman ketika mengakses internet,” ungkapnya setelah mengikuti sesi diskusi interaktif.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, turut memberikan apresiasi atas partisipasi aktif para guru dalam memanfaatkan platform MOOC Pintar sebagai sarana peningkatan kompetensi. Ia menilai semangat guru untuk terus belajar merupakan modal penting dalam menciptakan kualitas pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Pelatihan seperti ini sangat penting untuk membekali guru menghadapi perubahan era digital. Saya menghargai upaya para guru, termasuk Mbak Khuza, yang terus belajar dan mengikuti perkembangan teknologi demi menciptakan proses pembelajaran yang aman serta bermakna bagi peserta didik,” ujar Nur Hasanah.

Ia berharap materi yang dipelajari dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar dan ditransfer kepada rekan sejawat agar manfaatnya semakin luas.

Pelatihan “Internet Sehat pada Anak” melalui MOOC Pintar Kemenag ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat literasi digital di lingkungan MAN 2 Bantul. Dengan semakin banyak guru yang memahami pendampingan penggunaan internet secara aman, madrasah berharap dapat mencetak generasi yang cakap digital, bijak berteknologi, dan berkarakter kuat di era modern. (khz)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID