TELIKSANDI
NEWS TICKER

Soroti Aktivitas PT Marine Biogel Indonesia, Warga Boyolali Keluhkan Pencemaran Limbah Pabrik, Sungai Berubah Warna

Rabu, 3 September 2025 | 7:46 pm
Reporter:
Posted by: khusus redaksi
Dibaca: 380

Boyolali – Warga Desa Pulutan, Kecamatan Nogosari, Boyolali, menyoroti aktivitas PT Marine Biogel Indonesia yang diduga mencemari lingkungan. Perusahaan yang bergerak di bidang pencucian sisik ikan itu disebut-sebut membuang limbah cair langsung ke aliran sungai tanpa pengolahan.

Masyarakat mengeluhkan bau menyengat dari area pabrik, suara bising mesin, hingga perubahan warna air sungai yang kini menimbulkan rasa gatal di kulit. “Kalau kaki kena air sungai setelah pulang dari sawah, rasanya gatal sekali. Padahal dulu air ini bisa dipakai untuk kebutuhan rumah tangga,” kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (2/9).

Keluhan juga datang dari petani yang khawatir kualitas tanah dan hasil pertanian terganggu karena sungai tercemar. Mereka ragu menggunakan air tersebut untuk irigasi.

Upaya wartawan untuk meminta konfirmasi kepada pihak perusahaan belum membuahkan hasil. Seorang petugas keamanan mengatakan pimpinan perusahaan sedang berada di luar kota. Hingga kini, perusahaan belum memberikan penjelasan terbuka.

Masyarakat mendesak pemerintah desa, kecamatan, hingga Dinas Lingkungan Hidup Boyolali segera turun tangan melakukan investigasi. Jika terbukti ada pelanggaran, warga menuntut langkah tegas sesuai aturan lingkungan.

“Usaha boleh jalan, tapi jangan merampas hak warga atas lingkungan yang sehat. Sungai bukan tong sampah industri,” tegas warga.

Warga berharap kasus ini segera ditangani agar keseimbangan antara kegiatan usaha dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.

Tim|Investigasi 

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID