Bantul – MAN 2 Bantul kembali menegaskan komitmennya sebagai madrasah mitra perguruan tinggi dalam penguatan kompetensi calon tenaga kependidikan. Hal ini tampak dalam kegiatan penarikan lima mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Sunan Kalijaga yang telah menyelesaikan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) selama dua bulan. Acara penarikan digelar pada Senin, 17 November 2025, bertempat di Aula MAN 2 Bantul dan berlangsung secara resmi, hangat, serta penuh kekeluargaan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala MAN 2 Bantul Nur Hasanah Rahmawati, Wakil Kepala Bidang Kurikulum Fitria Endang Susana, serta dosen pembimbing PLP dari UIN Sunan Kalijaga, Nora Saiva Jannana. Para mahasiswa PLP telah menjalankan praktik lapangan sejak 8 September hingga 17 Oktober 2025, dengan terlibat dalam berbagai unit kerja madrasah.
Pada momen inti acara, Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas pengabdian mahasiswa PLP selama dua bulan berada di madrasah. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya datang sebagai peserta praktik, tetapi benar-benar berkontribusi pada aktivitas harian madrasah.
“Kami sangat merasakan kehadiran adik-adik mahasiswa. Mereka tidak sekadar belajar, tetapi bekerja bersama kami, membantu kelancaran kegiatan administrasi, layanan perpustakaan, publikasi madrasah, hingga program Adiwiyata. Ini adalah bentuk pengabdian yang patut diapresiasi,” ujar Nur Hasanah.
Beliau juga memuji etika, disiplin, dan komunikasi para mahasiswa yang telah menunjukkan sikap profesional selama menjalankan tugas. Menurutnya, karakter tersebut merupakan bekal penting yang perlu dimiliki calon guru maupun tenaga kependidikan.
“Etos kerja yang mereka tunjukkan sangat baik. Mereka cepat memahami tugas, mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan madrasah, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap pekerjaan. Hal-hal seperti inilah yang kami harapkan dari calon pendidik masa depan,” tambahnya penuh kebanggaan.
Nur Hasanah Rahmawati juga berharap pengalaman PLP ini dapat menjadi pijakan penting dalam mematangkan kompetensi manajerial mahasiswa. Ia menekankan bahwa dunia pendidikan menuntut kemampuan berpikir kritis, pelayanan yang humanis, serta pemahaman mendalam tentang tata kelola institusi.
“Kami berharap apa yang dipelajari selama PLP tidak berhenti di sini. Jadikan pengalaman ini sebagai modal untuk mempelajari lebih dalam tentang pengelolaan lembaga pendidikan, mulai dari administrasi, layanan akademik, hingga manajemen lingkungan belajar,” tegasnya.
Dalam sambutannya, beliau juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara madrasah dan perguruan tinggi. Menurutnya, kemitraan tersebut bukan hanya memberikan ruang praktik bagi mahasiswa, tetapi juga memperkaya madrasah dengan kontribusi gagasan dan tenaga muda yang dinamis.
Sebelum sambutan kepala madrasah, Nur Hasanah Rahmawati, dosen pembimbing PLP, Nora Saiva Jannana, menyampaikan terima kasih kepada sivitas MAN 2 Bantul atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa.
“Kami sangat berterima kasih karena mahasiswa kami diterima dengan baik dan dibimbing dengan penuh kesabaran. Jika selama pelaksanaan PLP ada kekurangan, kami mohon maaf,” ucapnya. Ia juga mengapresiasi lingkungan madrasah yang kondusif dan profesional, sehingga mahasiswa dapat belajar secara maksimal.
Selama dua bulan, mahasiswa PLP terlibat dalam empat unit utama: Tata Usaha, Perpustakaan, MBG (Makan Bergizi Gratis), dan program Adiwiyata. Mereka membantu pengarsipan dan pengelolaan administrasi, layanan peminjaman dan penataan koleksi perpustakaan, pembuatan konten publikasi, hingga kegiatan lingkungan seperti penghijauan dan edukasi Adiwiyata. Keterlibatan di berbagai unit tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa MPI dalam memahami implementasi manajemen pendidikan secara nyata.
Perwakilan mahasiswa, Ravif, menyampaikan bahwa pengalaman selama berada di MAN 2 Bantul menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Ia mengakui bahwa lingkungan kerja di madrasah sangat mendukung proses belajar mereka. “Kami banyak belajar dari para guru dan tenaga kependidikan. Madrasah ini sangat disiplin sekaligus hangat. Terima kasih atas bimbingan selama dua bulan ini,” ujarnya.
Acara penarikan ditutup dengan foto bersama dan penyerahan cendera mata. Dengan selesainya kegiatan ini, mahasiswa PLP UIN Sunan Kalijaga resmi pamit dari MAN 2 Bantul, meninggalkan kesan mendalam sekaligus memperoleh pengalaman berharga yang akan menjadi bekal bagi perjalanan profesional mereka.






