TELIKSANDI
NEWS TICKER

MAN 2 Bantul Ikuti Pendampingan PEKPPP Mandiri Tingkat Kementerian Agama

Jumat, 4 September 2026 | 6:09 am
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 11

Bantul, Kamis, 3 September 2026 — Bertempat di Aula MAN 2 Bantul, Kamis (3/9/2026), dilaksanakan kegiatan pendampingan pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) mandiri tingkat Kementerian Agama dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan madrasah.

Kegiatan pendampingan oleh Chilyati dari Biro Organisasi dan Tata Laksana Kementerian Agama RI, Jakarta, sebagai pemateri. Sebanyak 16 guru yang merupakan koordinator Tim Zona Integritas (ZI) MAN 2 Bantul turut hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian.

Dalam pemaparannya, Chilyati menjelaskan bahwa PEKPPP merupakan upaya pengukuran secara sistematis pada unit kerja dalam jangka waktu tertentu terhadap kinerja pelayanan publik. Pengukuran tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran kualitas penyelenggaraan pelayanan sekaligus menghasilkan nilai Indeks Pelayanan Publik (IPP).

“PEKPPP menjadi salah satu instrumen untuk melihat sejauh mana unit kerja telah menyelenggarakan pelayanan publik sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku,” jelas Chilyati dalam kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai dasar hukum pelaksanaan PEKPPP, latar belakang, serta maksud dan tujuan dilaksanakannya pemantauan dan evaluasi. Pemahaman terhadap berbagai aspek tersebut dinilai penting agar seluruh koordinator Tim ZI mampu mempersiapkan dan melaksanakan pelayanan publik secara terarah, terukur, transparan, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dalam pendampingan tersebut juga disampaikan enam aspek pelayanan publik yang akan menjadi fokus pemantauan. Keenam aspek tersebut meliputi kebijakan pelayanan, profesionalisme, sarana dan prasarana, inovasi, sistem informasi, serta konsultasi dan pengaduan.

Keenam aspek tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam membangun pelayanan publik yang berkualitas. Kebijakan pelayanan menjadi landasan dalam penyelenggaraan layanan, sementara profesionalisme berkaitan dengan kompetensi dan sikap petugas dalam memberikan pelayanan. Sarana dan prasarana menjadi pendukung kenyamanan pengguna layanan, sedangkan inovasi diharapkan mampu menghadirkan terobosan yang memberikan kemudahan dan manfaat nyata.

Selain itu, sistem informasi menjadi sarana penting dalam mendukung keterbukaan dan kemudahan akses layanan. Sementara mekanisme konsultasi dan pengaduan diperlukan sebagai ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, maupun keluhan terhadap pelayanan yang diterima.

Melalui kegiatan pendampingan ini, MAN 2 Bantul diharapkan semakin siap dalam menghadapi proses PEKPPP mandiri serta mampu melakukan perbaikan secara berkelanjutan terhadap berbagai aspek pelayanan. Keterlibatan para koordinator Tim ZI diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh warga madrasah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen MAN 2 Bantul dalam memberikan pelayanan prima yang membahagiakan. Dengan pelayanan yang profesional, ramah, transparan, mudah, cepat, dan responsif, madrasah diharapkan mampu memberikan pengalaman pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan layanan pendidikan dan administrasi di MAN 2 Bantul.

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID