Bantul Kamis 20/9/2026 – MAN 2 Bantul terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kegiatan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran yang menghadirkan narasumber dari Prodistik ITS Surabaya, Rizaldy Hakim As-Siddiqi
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi guru dan warga madrasah untuk mengenal sekaligus mengoptimalkan perkembangan kecerdasan buatan sebagai bagian dari inovasi pembelajaran di era digital. AI tidak hanya dipandang sebagai teknologi, tetapi juga sebagai sarana yang dapat membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, efektif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, perkembangan teknologi menuntut madrasah untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kompetensi digital para pendidik.
Pemanfaatan AI, lanjutnya, perlu dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Teknologi hendaknya menjadi alat bantu bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, bukan menggantikan peran guru sebagai pendidik, pembimbing, sekaligus pembentuk karakter peserta didik.
“AI harus kita manfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Guru tetap menjadi aktor utama dalam membangun karakter, memberikan keteladanan, dan membimbing peserta didik agar mampu menggunakan teknologi secara bijak,” pesan Kepala MAN 2 Bantul.
Sementara itu, Rizaldy Hakim As-Siddiqi sebagai narasumber dari Prodistik ITS Surabaya memberikan berbagai wawasan mengenai perkembangan AI dan penerapannya dalam dunia pendidikan. Peserta diperkenalkan pada berbagai kemungkinan pemanfaatan AI untuk mendukung proses pembelajaran, mulai dari membantu menyiapkan bahan ajar, mengembangkan ide pembelajaran, menyusun aktivitas peserta didik, hingga mendukung evaluasi pembelajaran.
Menurut Rizaldy, kehadiran AI membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Karena itu, guru perlu memiliki kemampuan untuk memahami teknologi tersebut agar dapat menggunakannya secara tepat, efektif, dan tetap memperhatikan etika akademik.

Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif. Para peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teoritis, tetapi juga diajak memahami bagaimana AI dapat diterapkan dalam aktivitas pembelajaran secara nyata. Hal ini diharapkan dapat membuka wawasan guru bahwa teknologi AI dapat menjadi salah satu instrumen untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Bantul berharap terbangun budaya pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pemanfaatan AI diharapkan mampu mendukung guru dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, kreatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik, tanpa mengesampingkan nilai-nilai karakter dan akhlak mulia.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar MAN 2 Bantul untuk terus bergerak menuju madrasah yang unggul dalam prestasi, adaptif terhadap teknologi, serta tetap kokoh dalam nilai-nilai keislaman dan karakter.
Kontributor : Mubtadi`in






