TELIKSANDI
NEWS TICKER

Mantapkan Langkah Kelas XII, MAN 2 Bantul Perkuat Sinergi Madrasah dan Keluarga

Minggu, 30 Agustus 2026 | 2:20 pm
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 4

Bantul, 12 Agustus 2026 — MAN 2 Bantul terus memperkuat sinergi dengan keluarga peserta didik dalam mendukung keberhasilan proses pendidikan, khususnya bagi peserta didik Kelas XII yang memasuki tahap penting dalam perjalanan pendidikan tingkat menengah. Penguatan komunikasi tersebut diwujudkan melalui Pertemuan Orang Tua/Wali Murid Kelas XII MAN 2 Bantul yang dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Kegiatan berlangsung pukul 13.00–14.30 WIB bertempat di Masjid At-Ta’awun MAN 2 Bantul, Jalan Parangtritis KM 10,5, Sabdodadi, Bantul. Pertemuan mengangkat dua agenda utama, yaitu Pemaparan Program Kerja Madrasah serta Peningkatan Koordinasi dan Kerja Sama sebagai bagian dari penguatan kemitraan pendidikan pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Kepala MAN 2 Bantul, Hj. Nur Hasanah Rahmawati, S.Ag., M.M., memberikan perhatian terhadap pentingnya keterlibatan keluarga dalam mendukung proses pendidikan. Sinergi antara madrasah dan keluarga menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan pendampingan yang berkelanjutan, terutama bagi peserta didik Kelas XII yang berada pada fase akhir pendidikan madrasah.

Kelas XII memiliki posisi strategis dalam perjalanan pendidikan peserta didik. Selain menyelesaikan berbagai target pembelajaran, peserta didik juga mulai mempersiapkan diri menghadapi berbagai pilihan setelah menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Bantul. Persiapan meliputi pendidikan lanjutan, dunia kerja, maupun berbagai bidang pengembangan kompetensi sesuai potensi masing-masing.

Melalui pertemuan tersebut, madrasah menyampaikan berbagai program kerja yang menjadi arah pelaksanaan pendidikan selama Tahun Ajaran 2026/2027. Pemaparan Program Kerja Madrasah menjadi bagian dari keterbukaan informasi sekaligus sarana membangun pemahaman yang selaras mengenai program, kegiatan, dan kebijakan yang berkaitan dengan proses pendidikan peserta didik.

Program kerja madrasah tidak hanya mencakup kegiatan pembelajaran akademik. Berbagai aspek pendukung seperti pembinaan karakter, kegiatan keagamaan, pengembangan minat dan bakat, kegiatan kesiswaan, penguatan kompetensi, pembinaan kedisiplinan, serta program lingkungan menjadi bagian dari upaya membangun peserta didik secara utuh.

Bagi peserta didik Kelas XII, berbagai program tersebut memiliki arti penting karena menjadi bagian dari proses pemantapan kompetensi dan karakter sebelum memasuki tahap kehidupan berikutnya. Penguatan kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan pembentukan sikap, tanggung jawab, kemandirian, serta kesiapan mengambil keputusan.

Agenda Peningkatan Koordinasi dan Kerja Sama menjadi bagian penting lainnya dalam pertemuan. Koordinasi yang baik antara madrasah dan keluarga diperlukan agar proses pendampingan peserta didik dapat berjalan secara konsisten. Informasi mengenai perkembangan pembelajaran, kegiatan madrasah, kedisiplinan, serta berbagai kebutuhan peserta didik dapat dikomunikasikan secara lebih efektif.

Hubungan antara madrasah dan keluarga tidak hanya dibutuhkan ketika muncul permasalahan. Komunikasi yang berkelanjutan dapat menjadi sarana untuk memperkuat motivasi belajar, memberikan apresiasi terhadap pencapaian, mengidentifikasi kebutuhan pengembangan potensi, serta memberikan dukungan ketika peserta didik menghadapi tantangan selama proses pendidikan.

Kepala MAN 2 Bantul terus mendorong agar kerja sama dengan keluarga berkembang menjadi kemitraan pendidikan yang konstruktif. Madrasah memiliki tanggung jawab dalam memberikan layanan pembelajaran dan pembinaan, sedangkan keluarga memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan, pengawasan, dan penguatan kebiasaan positif di lingkungan rumah.

Keselarasan pembinaan antara madrasah dan keluarga menjadi semakin penting bagi Kelas XII. Peserta didik perlu mendapatkan dukungan dalam mengelola waktu belajar, menjaga kesehatan dan kebugaran, mempertahankan motivasi, meningkatkan kedisiplinan, serta mempersiapkan rencana pendidikan dan masa depan secara realistis.

Selain aspek akademik, pendidikan karakter tetap menjadi bagian penting dalam proses pendampingan. Nilai kejujuran, tanggung jawab, kemandirian, kerja keras, disiplin, kepedulian, dan kemampuan mengambil keputusan perlu terus diperkuat. Karakter tersebut menjadi bekal penting ketika peserta didik memasuki lingkungan pendidikan maupun kehidupan sosial yang lebih luas.

Pertemuan di Masjid At-Ta’awun MAN 2 Bantul juga menjadi ruang komunikasi untuk memperkuat rasa kebersamaan. Madrasah dan keluarga dapat membangun kesamaan persepsi mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, religius, produktif, dan mendukung perkembangan peserta didik.

Program kerja madrasah yang disampaikan menjadi pedoman bersama dalam menjalankan berbagai agenda pendidikan. Dukungan keluarga terhadap program tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan kegiatan sehingga manfaat yang diperoleh peserta didik semakin optimal.

Pada sisi lain, koordinasi yang terbangun juga dapat membantu madrasah memahami berbagai kondisi dan kebutuhan peserta didik. Komunikasi dua arah menjadi bagian penting dalam membangun layanan pendidikan yang responsif dan sesuai dengan perkembangan peserta didik.

Kelas XII juga menjadi fase penting dalam pembentukan kesiapan menghadapi kehidupan setelah madrasah. Proses pendidikan perlu diarahkan tidak hanya untuk menyelesaikan kurikulum, tetapi juga membangun kepercayaan diri, kemampuan beradaptasi, keterampilan sosial, serta kesiapan menghadapi perubahan.

MAN 2 Bantul terus berupaya memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkembang melalui berbagai kegiatan akademik dan nonakademik. Pembelajaran, organisasi, ekstrakurikuler, kegiatan sosial, pembinaan keagamaan, serta berbagai program pengembangan diri menjadi bagian dari pengalaman pendidikan yang dapat memperkaya kompetensi.

Pertemuan Orang Tua/Wali Murid Kelas XII pada Rabu, 12 Agustus 2026 menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat fondasi tersebut. Pemaparan program kerja memberikan arah yang jelas, sedangkan peningkatan koordinasi dan kerja sama menjadi instrumen untuk memastikan proses pendidikan memperoleh dukungan secara berkelanjutan.

Kepala MAN 2 Bantul terus meneguhkan pentingnya kolaborasi seluruh unsur pendidikan. Keberhasilan peserta didik merupakan hasil dari proses yang melibatkan pembelajaran, pembinaan, pendampingan, dukungan keluarga, serta lingkungan pendidikan yang kondusif.

Melalui komunikasi yang semakin kuat, berbagai program madrasah diharapkan dapat berjalan secara lebih efektif. Dukungan keluarga juga diharapkan mampu memberikan motivasi kepada peserta didik Kelas XII untuk menyelesaikan pendidikan dengan prestasi dan karakter terbaik.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah dalam menghadapi Tahun Ajaran 2026/2027. Madrasah bersama keluarga memiliki tujuan yang sama, yaitu mendukung peserta didik agar mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik sekaligus memiliki kesiapan menghadapi jenjang kehidupan berikutnya. (Edi Susanto)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID