KARANGANYAR – Teliksandi.id
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam rangka penjajakan serta pembahasan peluang investasi, Rabu (14/1/2026) malam.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Anthurium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jalan Lawu Nomor 85. Rombongan disambut langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana, S.E., serta dihadiri jajaran perangkat daerah terkait.
Hadir dalam kunjungan kerja tersebut Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian Dr. Ir. Ali Murtopo Simbolon, S.T., S.Si., M.M., M.T., IPU, Asisten Deputi Bidang Fasilitasi Perdagangan dan Peningkatan Ekspor Ekko Harjanto, Kepala DPMPTSP Kabupaten Karanganyar Heru Joko Sulistyono, S.S.T.P., M.Si., perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), serta calon investor dari China dan Hong Kong.
Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa Kabupaten Karanganyar memiliki berbagai keunggulan wilayah yang mendukung pengembangan investasi, khususnya pada sektor industri tekstil dan otomotif. Keunggulan tersebut meliputi ketersediaan tenaga kerja, aksesibilitas wilayah yang strategis, serta dukungan infrastruktur dan kebijakan daerah yang terus ditingkatkan.
Selain sektor industri, Karanganyar juga memiliki potensi unggulan di bidang pertanian. Kehadiran calon investor dari China dan Hong Kong dalam kunjungan kerja ini dinilai sebagai sinyal positif meningkatnya ketertarikan investor terhadap peluang investasi di Kabupaten Karanganyar.
“Pemerintah Kabupaten Karanganyar secara terbuka menawarkan peluang investasi dengan mengedepankan lokasi yang strategis, ketersediaan tenaga kerja yang kompeten, dukungan infrastruktur, serta komitmen dalam memberikan kemudahan perizinan dan kepastian berusaha,” ujar Bupati.
Bupati berharap, melalui kunjungan lapangan dan dialog yang dilakukan, para calon investor dapat memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai potensi serta kesiapan Kabupaten Karanganyar sebagai daerah tujuan investasi yang menjanjikan.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian menyampaikan bahwa sebelum berkunjung ke Karanganyar, rombongan telah melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi di Kabupaten Subang dan Kota Semarang yang juga diproyeksikan untuk pengembangan industri tekstil.
Dalam kesempatan tersebut turut disampaikan rencana pengembangan sumber daya manusia (SDM), di mana tenaga kerja asal Kabupaten Karanganyar akan mendapatkan pelatihan dengan estimasi waktu enam hingga dua belas bulan, termasuk pelatihan di China. Setelah dinyatakan kompeten, tenaga kerja tersebut akan kembali ke Karanganyar dan diproyeksikan menempati posisi supervisor.
Selain itu, salah satu perusahaan asal Xiamen berencana mengirimkan tim teknis untuk melakukan peninjauan lokasi di Kabupaten Karanganyar. Kebutuhan lahan untuk pembangunan pabrik diperkirakan seluas 54 hingga 80 hektare.
Pemkab Karanganyar menilai rencana investasi tersebut berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru, khususnya di sektor industri tekstil, otomotif, dan hortikultura. Hal ini sejalan dengan keunggulan kompetitif daerah yang ditopang oleh sektor perindustrian, pertanian, dan pariwisata, serta didukung infrastruktur yang memadai.
Ke depan, Pemkab Karanganyar akan terus melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan terciptanya iklim investasi yang kondusif, termasuk pengawasan terhadap tenaga kerja asing bersama instansi terkait sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
(Uci/red)






