Bantul – MAN 2 Bantul melaksanakan Uji Kompetensi Keterampilan (UKK) bagi peserta didik kelas XII sebagai bagian dari evaluasi akhir pembelajaran Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 12–14 Januari 2026, bertempat di bengkel keterampilan dan Laboratorium Multimedia MAN 2 Bantul.
Pelaksanaan UKK dimulai pada hari Senin, 12 Januari 2026, pukul 08.00 WIB. Pada hari pertama, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar tanpa kendala berarti. Hal tersebut menunjukkan kesiapan madrasah, panitia, guru pendamping, serta sinergi yang baik dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) mitra yang terlibat dalam pelaksanaan uji kompetensi.
Uji Kompetensi Keterampilan ini diikuti oleh peserta didik kelas XII dari berbagai bidang keterampilan unggulan yang dikembangkan di MAN 2 Bantul. UKK menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik setelah menempuh pembelajaran keterampilan selama tiga tahun, sekaligus menjadi sarana pembuktian kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menegaskan bahwa pelaksanaan UKK merupakan bentuk komitmen madrasah dalam memastikan kualitas lulusan. Menurutnya, keterampilan yang dimiliki peserta didik harus terukur, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta dunia industri.
“Kami ingin memastikan bahwa lulusan MAN 2 Bantul tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan di masyarakat. Melalui UKK ini, kompetensi peserta didik diuji secara langsung oleh penguji profesional dari LPK,” ujar Nur Hasanah Rahmawati.
Pada bidang Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), sebanyak 44 siswa mengikuti Uji Kompetensi Keterampilan yang dijadwalkan selama tiga hari. Pelaksanaan uji APHP melibatkan Jogja Kuliner School sebagai LPK mitra. Peserta diuji terkait kemampuan pengolahan hasil pertanian, mulai dari proses produksi hingga penyajian produk sesuai standar yang telah ditetapkan.
Bidang Multimedia diikuti oleh 63 siswa dan dilaksanakan dalam satu hari dengan sistem dua shift. Uji kompetensi ini dilaksanakan di Laboratorium Multimedia MAN 2 Bantul dengan penguji dari LPK Trilogika Edutama. Sistem dua shift diterapkan untuk menjaga efektivitas pelaksanaan, optimalisasi penggunaan perangkat praktik, serta kenyamanan peserta selama mengikuti uji keterampilan.
Untuk bidang Tata Busana, sebanyak 47 siswa mengikuti UKK yang dijadwalkan selama tiga hari. Pelaksanaan uji kompetensi Tata Busana melibatkan Bestha Busana sebagai LPK mitra. Peserta diuji mulai dari perencanaan desain, pemilihan bahan, teknik menjahit, hingga kualitas hasil produk akhir sesuai dengan standar industri busana.
Sementara itu, bidang Otomotif diikuti oleh 33 siswa dan dilaksanakan selama tiga hari di bengkel otomotif MAN 2 Bantul. Uji kompetensi Otomotif melibatkan AHASS Bambanglipuro sebagai LPK mitra. Peserta diuji pada keterampilan perawatan dan perbaikan sepeda motor, penerapan prosedur kerja, serta aspek keselamatan kerja yang menjadi bagian penting dalam bidang otomotif.
Adapun bidang Teknik Las diikuti oleh 22 siswa dan dijadwalkan selama dua hari pelaksanaan. Uji keterampilan Teknik Las dilaksanakan dengan penguji dari Pradita Las. Peserta menjalani uji praktik mulai dari persiapan alat dan bahan, teknik pengelasan, hingga penilaian kualitas hasil pengelasan sesuai standar kerja.
Seluruh rangkaian kegiatan UKK diawali dengan briefing yang disampaikan oleh panitia dan guru pendamping. Briefing ini bertujuan untuk memberikan penjelasan terkait teknis pelaksanaan, tata tertib, serta penekanan pada aspek keselamatan dan ketertiban selama mengikuti uji kompetensi. Setelah briefing, peserta langsung melaksanakan uji keterampilan sesuai dengan bidang masing-masing.
Pelaksanaan UKK sepenuhnya melibatkan LPK mitra sebagai penguji eksternal. Kehadiran LPK diharapkan mampu menjaga objektivitas penilaian sekaligus memastikan bahwa standar kompetensi yang diterapkan selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri.




Dengan terselenggaranya Uji Kompetensi Keterampilan Tahun Ajaran 2025/2026 ini, MAN 2 Bantul menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang berkarakter, terampil, dan siap bersaing. UKK diharapkan menjadi bekal penting bagi peserta didik kelas XII dalam menapaki masa depan dengan keterampilan yang mumpuni dan berdaya guna.






