TELIKSANDI
NEWS TICKER

Pemuatan Pariwara pada Media Massa itu Adalah Hak dan Perintah Bupati

Selasa, 17 Desember 2019 | 3:44 am
Reporter:
Posted by: admin
Dibaca: 574
Kabag Humas Kab.Padang Pariaman, Andri Satria Masri Tengah Memberikan Penjelasan Pada Puluhan Wartawan Di Ruang Sekdakab Kantor Bupati Padang Pariaman

Padang Pariaman,Telik Sandi.ID – Pertemuan para Wartawan dengan Kabag Humas Pemkab Padang Pariaman, Andri Satria Masri yang di dampingi para kasubag dan staf Humas yang berlangsung sedikit agak panas di ruangan rapat Sekdakab Kantor Bupati di Parit Malintang 16/12.          

Dalam pertemuan tersebut yang di hadiri lebih dari 20 wartawan yang mangkal di Humas Pemerintahan Padang Pariaman itu tiada lain dalam rangka membahas permasalahan yang sedang hangat tentang anggaran transportasi dan peliputan untuk wartawan.               

Andri Kabag Humas dan Protokoler dalam tanya jawab dengan wartawan menjelaskan dengan nada agak tinggi bahwa tahun 2019 ini humas hanya mempunyai dana Rp. 75 Juta yang di gunakan untuk transportasi wartawan. Dana transportasi ini diberikan kepada wartawan apabila datang dan mengisi absen serta mengikuti kegiatan untuk peliputan.                

Di tambahkan Kabag Humas lagi dengan anggaran yang sangat kecil ini tentunya kami juga harus pandai-pandai membagi kue agar terbagi secara merata untuk wartawan.      

Para Wartawan Yang Mendengarkan Keterangan Kabag Humas
Para Wartawan Yang Mendengarkan Keterangan Kabag Humas

Menyinggung tentang pembagian pariwara untuk media massa ,Andri satria masri secara terus terang menerangkan dengan sesungguhnya itu merupakan hak dan keinginan Bupati. Pemuatan pariwara memang banyak terfokus pada media massa  harian dan untuk mingguan hanya mendapat satu kali dalam setahun , ya, memang Bupati yang punya wewenang untuk pemasangan pariwara.Karena Bupati inginkan setiap ada moment bagus harus cepat di beritakan dan tentu saja pada koran harian. Dan saya hanya sebatas pelaksana dan bukan eksekutor,” kata kabag humas.

Menyinggung tentang penerbitan Majalah yang di kelola humas yang di pertanyakan ,Buya  wartawan TV, Kabag Humas dengan tegang menjelaskan, untuk  tim redaksi itu merupakan hak dan tanggung jawab saya. Mau di ganti atau tidak staf redaksinya.yang jelas Majalah ini harus tetap terbit sekalipun terbitnya tertatih-tatih.            

Sedangkan Asrul Binjai wartawan yang mempertanyakan Study banding untuk wartawan yang di janjikan Bupati Ali Mukhni empat tahun lalu pada Wartawan hingga kini tiada kenyataan. Sementara dana pokir yang diberikan Anggota Dewan kepada Kominfo untuk study koperatif Wartawan, Kabag Humas pun menjawab bahwa dengan anggaran yang terbatas untuk berangkat ke Jogjakarta rasanya tidak mencukupi. Karena ada puluhan wartawan yang posko di Humas. Dan bisa dilaksanakan study koperatif tentu di batasi yang akan berangkat. Jika di paksa untuk di lakukan,rasanya kurang adil. Dan untuk itu kita cari jalan keluarnya nanti. Untuk wartawan yang posko di Humas kedepan di wajib kan yang telah UKW dimana gunanya untuk menyeleksi apakah dia wartawan atau hanya abal- abal . Pekerjaan wartawan adalah pekerjaan profesional. ( Nas )

 

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID