Karanganyar – Teliksandi.id. Kegiatan penanaman bibit pohon dan pemeliharaan rutin kembali dilaksanakan di Petak 37 Gunung Lawu oleh para relawan yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Lawu Bersatu (MPL). Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen, termasuk tokoh masyarakat, relawan lingkungan, serta Sedulur PSHT, sebagai bagian dari agenda hasil musyawarah bulan sebelumnya.
Ketua panitia kegiatan, Bapak Darmadi, SPMP, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan hutan Gunung Lawu yang selama ini menjadi sumber utama ketersediaan air bagi wilayah Kabupaten Karanganyar. Ia juga mengungkapkan bahwa pada bulan mendatang akan dilakukan penanaman lanjutan dengan menyiapkan sebanyak 1.000 bibit pohon, sebagai respons terhadap penurunan debit air yang telah mencapai angka 30 persen.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua LMDH Dono Lestari, Bapak Sutoyo, yang menyatakan dukungannya terhadap upaya pelestarian hutan. Sementara itu, Camat Tawangmangu hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan salam hangat dari pimpinan daerah dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kelestarian Gunung Lawu sebagai kantong air bagi masyarakat Karanganyar demi masa depan anak cucu kita.
Salah satu relawan aktif, M. Nur, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program penghijauan dan pelestarian hutan. Ia juga menekankan pentingnya peran serta dan dukungan dari pemerintah, mengingat masih banyak kebutuhan yang harus dipenuhi dalam kegiatan kerelawanan ini.
Dengan adanya sinergi antara masyarakat, relawan, dan pemerintah, diharapkan hutan Gunung Lawu dapat terus terjaga kelestariannya dan menjadi sumber kehidupan yang berkelanjutan bagi masyarakat Karanganyar dan sekitarnya.
(Uci/Mir)






