BANTUL – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul terus berkomitmen dalam membentuk karakter siswa yang berintegritas dan patuh terhadap aturan. Sebagai langkah konkret, Tim Disiplin madrasah menggelar sosialisasi intensif mengenai tata tertib dan norma kehidupan kampus bagi seluruh siswa. Kegiatan ini dilaksanakan di tengah teriknya semangat pagi di lapangan upacara MAN 2 Bantul pada akhir Februari 2026. Sosialisasi ini bertujuan untuk menyegarkan kembali pemahaman siswa mengenai standar perilaku yang harus dijunjung tinggi selama berada di lingkungan madrasah.
Dalam pengarahannya, Is Dwiyanti, S.Pd., selaku Wakil Kepala Madrasah (Waka) Bidang Kesiswaan, memberikan penjelasan mendalam mengenai poin-poin krusial dalam regulasi sekolah. Beliau menekankan bahwa kedisiplinan bukan sekadar aturan kaku, melainkan fondasi untuk membentuk pribadi yang sukses di masa depan. Fokus utama yang disampaikan meliputi aturan pelaksanaan upacara bendera yang harus dilakukan dengan khidmat, standarisasi seragam sekolah sesuai hari yang ditentukan, serta ketepatan waktu hadir di kelas. Is Dwiyanti juga menyoroti pentingnya penampilan yang rapi, mulai dari potongan rambut bagi siswa laki-laki hingga kelengkapan atribut sekolah, sebagai cerminan identitas siswa MAN 2 Bantul yang berakhlak mulia.
“Kedisiplinan adalah napas dari prestasi. Kita tidak hanya menuntut siswa untuk pintar secara akademik, tetapi juga harus tertib secara personal. Penampilan yang rapi dan ketaatan pada waktu adalah bentuk penghormatan siswa terhadap diri sendiri dan institusi. Kami berharap seluruh siswa dapat menginternalisasi aturan ini bukan sebagai beban, melainkan sebagai gaya hidup,” tegas Is Dwiyanti di hadapan ratusan siswa yang menyimak dengan saksama. Beliau menambahkan bahwa Tim Disiplin akan melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan setiap poin tata tertib dijalankan dengan konsisten oleh seluruh warga madrasah.
Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari kalangan siswa. Abdul Hadi Salim, siswa kelas XII A, menyatakan bahwa sosialisasi ini sangat penting sebagai pengingat, terutama bagi siswa kelas akhir yang harus menjadi teladan bagi adik-adik kelasnya. “Penjelasan dari Bu Is tadi sangat jelas. Sebagai siswa, kami sadar bahwa kerapian dan ketepatan waktu adalah modal utama sebelum kami terjun ke masyarakat atau perguruan tinggi nanti. Aturan upacara dan seragam memang terkesan sederhana, tapi di situlah mentalitas kami diuji untuk selalu konsisten dan bertanggung jawab terhadap aturan yang ada,” ujar Abdul Hadi. Melalui sosialisasi ini, MAN 2 Bantul optimis dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, tertib, dan harmonis demi mencetak generasi emas yang unggul dalam prestasi serta santun dalam budi pekerti. (krl)






