TELIKSANDI
NEWS TICKER

Goes to School, Cara KPU Demak Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemilu 2019

Rabu, 28 November 2018 | 3:19 pm
Reporter:
Posted by: admin
Dibaca: 603

DEMAK – Pemilu serentak 2019 jumlah pemilih pemula sangatlah besar. Secara kuantitatif, jumlah pemilih pemula ini cukup berkontribusi secara signifikan bagi kemenangan Calon Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) maupun Pemilihan Anggota DPD, DPR, dan DPRD Pemilu Legislatif (Pileg) kata Siti Ulfaati, Komisioner KPU Demak Devisi sosialisasi, pendidikan pemilih,Partisipasi Masyarakat dan SDM

Kata Ulfa, Mendatangi basis pemilih pemula adalah salah satu cara KPU Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemilu 2019. Progam KPU Demak yang bertema Goes to School kali ini mendatangi Madrasah Aliyah (MA) NU 3 Ittihad Bahari Bonang, Demak. Senin (26/11/2018).

Acara Sosialisasi yang dihadiri sekitar 200-an lebih siswa sekolah ini juga harus intens dilakukan kepada masyarakat luas melalui berbagai bentuk media massa baik cetak maupun online, mendatangin basisnya langsung dan memasang Alat Peraga Sosialisasi secara masif, mengingat ini merupakan pemilu serentak yang pertama di Indonesia.

Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB itu, Datang sebagai pemateri Komisioner KPU Demak, Siti Ulfaati menyampaikan tentang Pentingnya Pemilu 2019 bagi Pemilih Pemula, tentang bagaimana syarat pemilih. Adapun syaratnya yaitu Warga Negara Indonesia (WNI), berusia 17 tahun atau lebih saat memilih, pernah atau pun sudah menikah, larangan memilih kepada mereka yang memiliki gangguan jiwa atau mental, seseorang yang sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan pada putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, serta Anggota TNI/Polri.

Ulfa juga menyampaikan tentang bagaimana menjadi pemilih cerdas, yang pertama adalah mengerti dan tau siapa yang akan dipilih, ibarat mencari “kekasih” tentu tidak sembarang memilih bukan? Jangan sampai memilih kucing dalam karung, yang kedua lihat Visi Misi Progam si calon atau partai politik yang sesuai dan menarik buat masyarakat. Langkah yang selanjutnya gunakan hak pilih dengan datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan yang terahir adalah awasi kinerjanya dan lihat track record nya, kalau tidak amanah jangan dipilih lagi. Pungkasnya

Acara yang berlangsung seru itu, selain penyampaian materi, juga berlangsung diskusi dan tanya jawab dari para peserta.

Kepala MA NU 3 ITTIHAD Riza Fatoni mengatakan, Pemilu 2019 sangat penting, maka siswa yang sudah berumur 17 tahun diharapkan bisa datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya. Untuk itulah lewat sosialisasi KPU Goes to School diharapakan para siswa bisa mengetahui banyak informasi tentang pemilu 2019.

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID