Bantul – MAN 2 Bantul melaksanakan Uji Kompetensi Keterampilan (UKK) Teknik Pengelasan pada hari Senin dan Selasa, 12 – 13 Januari 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan peserta didik dalam menghadapi dunia kerja dan industri. Kegiatan ini diikuti oleh 22 siswa menjadi tahapan penting untuk mengukur kemampuan secara menyeluruh, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap kerja sesuai standar dunia industri.
Pelaksanaan UKK Teknik Pengelasan berlangsung di bengkel praktik MAN 2 Bantul dengan menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Seluruh peserta diwajibkan menggunakan alat pelindung diri serta mengikuti prosedur kerja yang telah ditetapkan. Hal ini bertujuan untuk membentuk karakter kerja yang disiplin, bertanggung jawab, dan profesional sejak dini.
Dalam uji kompetensi ini, siswa diuji kemampuan teknisnya mulai dari persiapan alat dan bahan, pengaturan mesin las, teknik pengelasan, hingga kualitas hasil lasan. Setiap tahapan dinilai secara cermat untuk memastikan siswa benar-benar menguasai kompetensi dasar teknik pengelasan yang dibutuhkan di dunia industri. Hasil pekerjaan siswa menunjukkan ketelitian, kerapian, serta pemahaman yang baik terhadap teknik pengelasan yang benar.
Pelaksanaan UKK ini juga melibatkan penguji yang kompeten sehingga penilaian yang dilakukan bersifat objektif dan sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan adanya penguji profesional, Supriyanto dari Pradita Las, siswa mendapatkan masukan langsung terkait kelebihan maupun hal-hal yang perlu ditingkatkan, sehingga menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik. Dalam keterangannya, Supriyanto menyampaikan apresiasi terhadap kemampuan siswa. “Secara umum, hasil pengelasan siswa sudah memenuhi standar dasar industri. Mereka sudah memahami teknik, prosedur kerja, dan aspek keselamatan. Ini menjadi modal penting untuk bersaing di dunia kerja,” ujarnya.
Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati menyampaikan bahwa Uji Kompetensi Keterampilan merupakan wujud komitmen madrasah dalam menyiapkan lulusan yang unggul dan siap bersaing. Melalui kegiatan ini, madrasah tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga keterampilan vokasional yang memiliki daya saing tinggi. “Kami berharap lulusan MAN 2 Bantul memiliki kompetensi yang dapat langsung diterapkan di dunia kerja maupun menjadi bekal untuk berwirausaha,” ujarnya.
Sementara itu, guru pembimbing Teknik Pengelasan Muh. Burhan, S.T menuturkan bahwa persiapan UKK telah dilakukan secara matang melalui pembelajaran praktik yang intensif. Siswa dilatih untuk bekerja sesuai standar industri, mengutamakan keselamatan, serta menghasilkan produk las yang berkualitas. Hasil UKK tahun ini menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan terlaksananya Uji Kompetensi Keterampilan Teknik Pengelasan ini, MAN 2 Bantul semakin optimis mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia industri. UKK menjadi bukti nyata bahwa madrasah mampu mengintegrasikan pendidikan karakter, keterampilan, dan kebutuhan dunia kerja dalam satu proses pembelajaran yang bermakna.






