TELIKSANDI
NEWS TICKER

Belajar Saham Jadi Lebih Mudah, Guru Ekonomi MAN 2 Bantul Perdalam Edukasi Pasar Modal melalui Aplikasi IDX Mobile

Minggu, 25 Januari 2026 | 11:20 pm
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 72

Bantul, Kamis (22 Januari 2026). Upaya meningkatkan literasi keuangan dan pasar modal terus dilakukan oleh para pendidik, khususnya guru ekonomi. Sejalan dengan hal tersebut, Guru Ekonomi MAN 2 Bantul , Fitria Endang Susana mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi SMA–MA Kabupaten Bantul yang diselenggarakan pada Kamis, 22 Januari 2026. Bertempat di Aula SMA Negeri 3 Bantul, kegiatan ini berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai dengan salah satu fokus pembahasan pada pembelajaran saham melalui aplikasi IDX Mobile.

Kegiatan MGMP ini menghadirkan pemateri Dwi Subeksi, Guru Ekonomi SMA Negeri 1 Bantul, yang memberikan pengenalan dan pemahaman dasar tentang pasar modal Indonesia. Salah satu media pembelajaran yang diperkenalkan adalah aplikasi IDX Mobile, sebuah aplikasi resmi yang dikembangkan oleh Bursa Efek Indonesia untuk memudahkan masyarakat, termasuk pelajar dan guru, dalam mengenal dunia pasar modal.

Dalam penjelasannya, Dwi Subeksi menyampaikan bahwa IDX Mobile merupakan aplikasi edukatif yang dirancang untuk memberikan informasi pasar modal secara mudah, cepat, dan akurat. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), melihat data saham perusahaan tercatat, mengakses berita pasar modal, hingga mempelajari istilah-istilah dasar investasi saham. Aplikasi ini dinilai sangat cocok digunakan sebagai media pembelajaran karena bersifat informatif dan ramah bagi pemula.

Belajar saham melalui IDX Mobile menjadi langkah awal yang aman dan tepat bagi siswa untuk memahami mekanisme pasar modal tanpa harus langsung melakukan transaksi. Melalui simulasi dan pengamatan data, siswa dapat belajar bagaimana harga saham bergerak, faktor-faktor yang memengaruhi naik turunnya saham, serta pentingnya analisis dan kehati-hatian dalam berinvestasi. Dengan pendekatan ini, pembelajaran saham tidak lagi dianggap rumit, melainkan menarik dan kontekstual.

Pemateri juga menekankan bahwa literasi pasar modal merupakan bagian penting dari literasi keuangan. Di era ekonomi digital, generasi muda perlu dibekali pemahaman yang benar tentang investasi agar tidak mudah terjebak dalam praktik investasi ilegal atau penipuan berkedok keuntungan cepat. Melalui pengenalan aplikasi resmi seperti IDX Mobile, siswa diajak mengenal pasar modal secara sehat, legal, dan bertanggung jawab.

Salah satu peserta MGMP dari MAN 2 Bantul, Fitria Endang Susana, menyampaikan bahwa pembelajaran saham melalui aplikasi IDX Mobile sangat relevan untuk diterapkan dalam mata pelajaran ekonomi. Menurutnya, selama ini materi pasar modal sering dianggap abstrak oleh siswa. Dengan adanya aplikasi tersebut, siswa dapat melihat data dan informasi pasar modal secara langsung sehingga pembelajaran menjadi lebih nyata dan mudah dipahami.

Selain pengenalan fitur aplikasi, kegiatan MGMP juga diisi dengan diskusi tentang strategi mengintegrasikan pembelajaran saham ke dalam proses belajar mengajar. Guru-guru berdiskusi mengenai metode pembelajaran yang sesuai, seperti pengamatan pergerakan saham sebagai tugas proyek, analisis sederhana kinerja perusahaan, hingga pengenalan profil perusahaan terbuka yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Pembelajaran saham melalui IDX Mobile juga dinilai sejalan dengan tujuan pendidikan untuk menumbuhkan sikap kritis, cermat, dan bertanggung jawab dalam mengambil keputusan ekonomi. Siswa tidak hanya diajarkan cara memperoleh keuntungan, tetapi juga memahami risiko investasi, pentingnya perencanaan keuangan, serta etika dalam berinvestasi.

Melalui kegiatan MGMP Ekonomi SMA–MA Kabupaten Bantul ini, para guru diharapkan mampu memperbarui wawasan dan metode pembelajaran ekonomi agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Pemanfaatan aplikasi IDX Mobile menjadi salah satu contoh inovasi pembelajaran yang mendekatkan siswa pada realitas ekonomi dan pasar keuangan nasional.

Ke depan, pembelajaran pasar modal di madrasah diharapkan tidak hanya berhenti pada teori, tetapi juga mampu membekali peserta didik dengan literasi keuangan yang kuat. Dengan bimbingan guru yang kompeten dan pemanfaatan media pembelajaran yang tepat, MAN 2 Bantul optimis dapat menyiapkan generasi muda yang cerdas finansial, bijak berinvestasi, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID