TELIKSANDI
NEWS TICKER

Perkuat Karakter dan Mental Siswa, Kamad MAN 2 Bantul Konsolidasikan Program ‘Jum’at Bertasbih’ serta Persiapan AMT Kelas XII

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:31 pm
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 58

BANTUL (DIY) — Manajemen madrasah yang solid menjadi kunci keberhasilan inovasi pendidikan. Hal ini ditunjukkan oleh jajaran pimpinan MAN 2 Bantul yang menggelar rapat koordinasi penting pada Kamis (29/01/2026). Bertempat di Ruang Kepala Madrasah, rapat dipimpin langsung oleh Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, S.Ag., M.M., dengan agenda utama penguatan program unggulan dan pendampingan siswa akhir.

Rapat koordinasi ini menghadirkan jajaran Wakil Kepala Madrasah (Waka), Koordinator Bimbingan Konseling (BK), serta Kepala Unit Produksi. Fokus utama diskusi tertuju pada konsolidasi kegiatan “Jum’at Bertasbih”, sebuah inovasi ikonik yang menjadi ruh pembiasaan di MAN 2 Bantul, serta persiapan teknis kegiatan Achievement Motivation Training (AMT) bagi kelas XII.

Makna Mendalam di Balik ‘Jum’at Bertasbih’

Dalam arahannya, Nur Hasanah Rahmawati atau yang akrab disapa Bu Atik, menegaskan kembali filosofi dari akronim Jum’at Bertasbih, yakni Bersih, Tertib, Asri, Berkarakter, Indah, dan Harmonis. Inovasi ini dirancang untuk membentuk ekosistem madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga nyaman secara estetika dan kuat secara moral.

“Jum’at Bertasbih bukan sekadar slogan. Melalui aspek Bersih dan Asri, kita mengajarkan kepedulian lingkungan. Melalui Tertib dan Berkarakter, kita membangun kedisiplinan dan akhlakul karimah. Sementara Indah dan Harmonis adalah suasana yang ingin kita ciptakan agar seluruh warga madrasah merasa bahagia dalam proses belajar mengajar,” jelas Nur Hasanah.

Beliau meminta agar setiap hari Jumat, implementasi nilai-nilai tersebut dipantau secara berkala, melibatkan peran aktif Unit Produksi dalam menjaga keasrian lingkungan dan peran Waka Kesiswaan dalam memastikan karakter siswa tetap terjaga.

Mengawal Masa Depan: AMT bagi Kelas XII

Selain fokus pada budaya madrasah, rapat juga membahas secara mendalam persiapan Achievement Motivation Training (AMT) untuk kelas XII. Mengingat tantangan kelulusan dan seleksi masuk perguruan tinggi yang semakin ketat, peran Koordinator BK menjadi sangat vital.

Nur Hasanah menekankan agar AMT tahun ini mampu memberikan dampak psikologis yang signifikan. “Siswa kita perlu dibekali mental pejuang. AMT harus menjadi pemantik semangat agar mereka tidak hanya mengejar nilai, tetapi memiliki daya juang tinggi. Koordinasi antara BK dan pihak manajemen harus berjalan selaras agar kebutuhan emosional siswa terfasilitasi dengan baik,” tambahnya.

Sinergi dan Komitmen Bersama

Rapat koordinasi ini diakhiri dengan penyelarasan jadwal kegiatan agar tidak terjadi benturan agenda. Kepala Unit Produksi menyatakan kesiapannya mendukung fasilitas fisik yang diperlukan untuk menunjang aspek “Asri” dan “Indah” dalam program mingguan tersebut.

Melalui langkah konsolidasi ini, MAN 2 Bantul membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang responsif dan visioner. Keselarasan antara inovasi program karakter seperti Jum’at Bertasbih dan program akademik seperti AMT diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap lingkungan sesuai dengan semangat madrasah yang mandiri dan berprestasi. (Humas/M2B)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID